Rabu, 20 April 2016

ACTUATING

FUNGSI PENGGERAKAN (ACTUATING)

1. Definisi Actuating
  • actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua kelompok berusaha untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha usaha organisasi.

fungsi penggerakan (actuating) berhubungan dengan kegiatan yang bertujuan agar orang rang yang terlibat dalam organisasi dapat bekerja sesuai dengan pembagian kerja yang sudah ditetapkan pada tahap pengorganisasian.
fungsi actuating dapat pula diartikan sebagai tindakan memengaruhi dan menggerakkan orang orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
dari pengertian diatas, pelaksanaan actuating tidak lain merupakan upaya untuk menjadikan perencanaan menjadi kenyataan, dengan melalui berbagai pengarahan dan pemotivasian agar setiap karyawan dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran.

2. Prinsip Actuating Dalam Manajemen

Manusia dengan berbagai tingkah lakunya yang berbeda-beda. Ada beberapa prinsip yang dilakukan oleh pimpinan perusahaan dalam melakukan actuating, yaitu :

a. Prinsip mengarah pada tujuan tujuan pokok dari pengarahan nampak pada prinsip yang menyatakan bahwa makin efektif nya proses pengarahan, akan semakin besar sumbangan bawahan terhadap usaha mencapai tujuan.artinya dalam melaksanakan fungsi pengarahan perlu mendapatkan dukungan/bantuan dari faktor-faktor lain seperti :perencanaan, struktur organisasi, tenaga kerja yang cukup, pengawasan yang efektif dan kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan bawahan.
b. Prinsip keharmonisan dengan tujuan  Orang-orang bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhannya yang mungkin tidak mungkin sama dengan tujuan perusahaan. Semua ini dipengaruhi oleh motivasi masing-masing individu. Motivasi yang baik akan mendorong orang-orang untuk memenuhi kebutuhannya dengan cara yang wajar.
c. Prinsip kesatuan komando  Prinsip kesatuan komando ini sangat penting untuk menyatukan arah tujuan dan tanggung jawab para bawahan. Bilamana para bawahan hanya memiliki satu jalur didalam melaporkan segala kegiatannya.

3. Mencapai Actuating Manageral yang Efektif

Menurut Kurniawan (2009) prinsip-prinsip dalam penggerakan /actuating antara lain:


a. Memperlakukan pegawai dengan sebaik-baiknya
b. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
c. Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi
d. Menghargai hasil yang baik dan sempurna
e. Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih
f. Memberikan kesempatan yang tepat dan bantuan yang cukup
g. Memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi dirinya

4. Pentingnya Actuating


Actuating merupakan bagian penting, dari proses management berlainan dengan ketiga fungsi manajemen lainnya. Actuating khususnya berhubungan dengan orang-orang. Bahkan banyak manager praktik, beranggapan bahwa actuating merupakan intisari management.
Faktor-faktor penting dalam keberhasilan penggerakkan
Fungsi penggerakkan tidak sekedar pekerjaan mekanis (mesin, elektronik) karena manusia bukanlah robot, oleh karenanya diperlukan faktor-faktor pendukung, seperti :

Segi Organisasi:


a. Terdapat peraturan-peraturan : Maksudnya adalah adanya ketentuan-ketentuan yang memberi kemungkinan adanya kepastian perkembangan organisasi baik ke dalam maupun ke luar.
b. Terdapat fasilitas-fasilitas : Maksudnya adalah fasilitas-fasilitas perangkat lunak atau perangkat keras yang diperlukan untuk gerak organisasi yang didasarkan atas pengkajian yang dapat dipertanggungjawabkan untuk memenuhi aspek kuantitas dan kualitas.

c. Terdapat sarana komunikasi yang memadai : Sarana komunikasi yang memadai adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan dan menerima informasi, misalnya telepon, internet, mimbar, publikasi, journal dan sebagainya.d. Terdapat kader-kader pemimpin : Terdapat kader-kader pimimpin artinya bahwa untuk mendapatkan pimpinan yang jelas dan tegas ruang lingkup kepemimpinannya perlu dipertimbangkan dari dalam organisasi untuk memotivasi gerak organisasi kearah yang sesuai tujuan organisasi.

Segi Pemimpin:


a. Wewenang : Wewenang maksudnya adalah pemimpin harus memahami akan tugas dan wewenang yang diembannya (delegation of authority)
b. Memiliki kelebihan-kelebihan : Maksudnya adalah suatu keadaan tertentu yang dimiliki seseorang dan tidak terdapat pada orang lain
Menurut Ord Way Tead dalam bukunya “ The Art of Leadership”, menyebutkan sifat-sifat yang harus dimiliki pemimpin adalah :
· Energi jasmani dan rohani (physical and nerves energy)
· Semangat untuk mencapai tujuan (a sence of purpose an direction)
· Ramah dan penuh perasaan ( frend lyness and effection)
· Integritas (integrity)
· Kecakapan teknis ( technical skill)
· Mudah mengambil keputusan (decisive ness)
· Cerdas (intelligence)
· Kecakapan mengajar (teaching skill)
· Keyakinan (faith).
· Memahami teknik-teknik kepemimpinan

Segi Pegawai:


Pegawai yang akan digerakkan harus mempunyai kemampuan untuk menerima dan memahami apa yang diberikan pimpinan baik petunjuk, bimbingan ataupun perintah, kemampuan itu antara lain :
a. Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai
b. Memiliki pandangan bahwa pengabdian
c. Mau dipimpim
d. Terpeliharanya tim kerja, maksudnya bahwa untuk berhasilnya



Sumber: 
>http://andaribra.blogspot.co.id/2014/11/actuating-dalam-manajemen-mengendalikan.html, 
>http://alinelizabeth2.blogspot.co.id/2014/11/actuating-dalam-manajemen.html
>http://rachmabuana.blogspot.co.id/2013/11/pengertian-dan-pentingnya-actuating.html
>buku ekonomi kelas 10 Herlan Firmansyah et.al

Tidak ada komentar:

Posting Komentar